Lemari dinding kayu bukan sekedar warisan tradisi. Furnitur ini juga menghadirkan nuansa hangat, rustic, dan menambah kesan elegan pada ruangan.
Di banyak rumah, lemari dinding menjadi furnitur yang umum. Artinya sudah sering digunakan, bahkan selama bertahun-tahun.
Saat ini, lemari dinding memiliki model yang lebih sederhana dan fleksibel. Pilihan desain yang beragam, membantu pemilik rumah menemukan model yang pas tanpa mengganggu tata ruang.

Model dan Desain Lemari Dinding Kayu
Model lemari dinding terus berkembang. Tren lemari dinding yang berubah-ubah, karena disesuaikan dengan gaya modern dan kebutuhan penghuni.
Model lemari kayu merupakan perpaduan tradisi dengan sentuhan kontemporer. Furniture ini cocok bagi pemilik rumah yang senang dengan gaya vintage.
Ada banyak model lemari dinding kayu yang bisa dipertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan tempat penyimpanan di berbagai ruangan. Berikut ini beberapa diantaranya:
1. Lemari Dinding dengan Bagian Belakang yang Kuat
Model lemari dinding ini, umumnya digunakan di dapur, laundry, atau area penyimpanan. Bagian belakang yang solid, memberikan kekuatan struktur tambahan pada unit. Permukaan yang kokoh, memudahkan pemasangan lemari kayu pada berbagai jenis dinding, seperti bata atau rangka baja.
2. Lemari Dinding dengan Sandaran Rel
Lemari dinding dengan sandaran rel, memiliki desain yang lebih ringan dan fleksibel dibanding model solid. Desain ini membantu mengurangi biaya material saat produksi.
Lemari ini cocok dipasang di dinding tidak rata atau miring. Rail dapat disembunyikan dengan material tipis, seperti MDF 3mm.
3. Lemari Dinding dengan Pintu Tarik Atas
Lemari dinding dengan pintu tarik atas, cocok untuk dapur dan kamar mandi modern. Sistem tarik atas memungkinkan pintu terbuka ke atas secara vertikal.
Desain vertikal mengoptimalkan ruang dan meningkatkan kenyamanan penggunaan. Pintu tarik atas lebih aman dibanding pintu ayun tradisional.
Jenis pintu ini dapat dipasang pada berbagai model lemari dinding, termasuk kayu. Namun, pemasangan presisi sangat penting untuk menjaga keselarasan dan kelancaran mekanismenya.
4. Lemari Dinding Tanam dengan Pintu Cermin (Shaver Cabinet)
Lemari tanam dibuat langsung masuk ke dinding atau rangka penopang. Model ini populer di kamar mandi karena desain ringkas dan hemat ruang. Pintu cermin pada lemari memberikan fungsi praktis sekaligus estetik.
Proses pemasangan membutuhkan ukuran yang akurat dan keahlian pengerjaan. Hasilnya terlihat rapi dan menyatu dengan dinding. Lemari tanam paling mudah dipasang pada bangunan baru atau renovasi total.
5. Lemari Kayu Sudut Dinding
Lemari sudut memiliki fungsi yang mirip dengan lemari dinding standar, tetapi khusus untuk area sudut. Model ini membantu memaksimalkan ruang penyimpanan di dapur, kamar mandi, atau ruangan lain.
Desain presisi dan pengerjaan yang rapi, menjadi kunci kualitas lemari sudut. Lemari ini memastikan pemanfaatan sudut ruangan secara optimal.
Lemari Dinding Kayu Dapur vs. Kamar Tidur
Umumnya, lemari dinding diletakkan di dapur dan kamar tidur. Fungsinya sama, yakni sebagai tempat penyimpanan. Namun, penggunaan lemari dinding dapur lebih kompleks daripada kamar tidur.
Sesuai namanya, lemari dinding dapur digunakan untuk menyimpan berbagai macam peralatan memasak, bumbu, hingga bahan masakan. Sedangkan lemari dinding kamar tidur, biasanya hanya sebagai tempat penyimpanan baju atau pakaian.
Soal ukuran, lemari dinding dapur lebih kecil. Pemasangannya hanya setengah dinding, entah itu di bagian bawah atau atas dinding.
Berbeda dengan ukuran lemari dinding kamar tidur, ukurannya jauh lebih besar. Pemasangannya bisa menutupi seluruh bagian tembok.
Lemari dinding kamar tidur dinilai lebih awet dan tahan lama. Kamar tidur adalah ruangan yang kering, tidak mudah kotor dan sering terpapar pendingin ruangan, sehingga lemari lebih awet. Tak jadi masalah jika lemari dinding menggunakan material kayu.
Sebaliknya, lemari dinding dapur, rentan terhadap kerusakan. Dapur adalah ruang yang mudah kotor, lembab, dan bisa diakses oleh siapa saja.
Kondisi semacam ini membuat lemari kayu mudah lapuk. Untuk menjaga ketahanannya, lemari dinding dapur harus rutin dibersihkan.
Panduan Pemasangan Lemari Dinding Kayu
Sebagai salah satu furniture ruangan yang penting, pemasangan lemari dinding harus ekstra hati-hati. Karena menempel di dinding, lemari rentan jatuh yang disebabkan pemasangan tidak kuat.
Melansir dari video YouTube @mebel a h, sebelum memasang lemari, perlu penyangga khusus yang dipasang di dinding. Bentuknya dibuat sedikit miring agar lemari dapat menempel kuat. Pilih lemari berbahan kayu dengan ketebalan 12 mm, meski terasa ringan tetapi tetap kokoh, sehingga dapat menopang berbagai barang.
Pemasangan lemari dinding kayu bisa dipadukan dengan furniture lain. Untuk dapur, bisa dikombinasikan dengan kitchen set. Sementara untuk kamar tidur, bisa dipadukan dengan meja rias. /endah



